Berdasarkan hasil studi pendahuluan yang dilakukan peneliti di TK IT Al-Arif NW Teko melalui wawancara dengan kepala sekolah dan beberapa guru, diperoleh informasi bahwa masih terdapat anak yang menunjukkan perilaku tantrum di lingkungan sekolah. Dari total 10 anak, ditemukan 3 anak menangis berlebihan, 1 anak yang marah-marah, 2 anak sering berteriak, dan 1 anak yang sulit dikendalikan ketika keinginannya tidak terpenuhi, sedangkan 3 anak menangis sebentar saja. Guru juga menyampaikan bahwa perilaku tersebut seringkali berkaitan dengan latar belakang keluarga, terutama dalam hal pendidikan orang tua dan cara orang tua dalam mengelola emosi saat menghadapi anak di rumah. Selain itu, berdasarkan informasi dari wali murid, terdapat perbedaan cara orang tua dalam merespons emosi anak. Beberapa orang tua cenderung menuruti semua keinginan anak tanpa memberikan batasan yang jelas, sementara sebagian lainnya menunjukkan respons yang kurang sabar ketika anak mengalami tantrum. Kondisi ini menunjukkan bahwa tingkat pendidikan dan kecerdasan emosional orang tua dapat mempengaruhi cara mereka dalam menghadapi perilaku anak, yang pada akhirnya berdampak pada frekuensi terjadinya tantrum. Hasil observasi di lingkungan sekitar tempat penelitian, kebanyakan anak-anak sudah bisa memainkan ponsel pintar, sehingga mempengaruhi interaksi baik antara sesama anak maupun lingkungan. Hal tersebut dapat menjadi sebuah indikasi waktu bermain anak dengan temannya lebih sedikit daripada lama waktu dia bermain ponsel. Kondisi ini dapat mengakibatkan gangguan psikologis anak, sehingga ketika emosi anak meluap semuanya di keluarkan dalam bentuk atau prilaku yang berlebihan. Berdasarkan uraian tersebut, peneliti tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul “Hubungan Tingkat Pendidikan dan Kecerdasan Emosional Orang Tua dengan Frekuensi Tantrum pada Anak di TK IT Al-Arif NW Teko”. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian tantrum, sehingga dapat menjadi dasar dalam upaya pencegahan dan penanganan yang lebih efektif.
| Penulis | : | Mulsani Ependi |
| Kontributor/Pembimbing | : |
1. Wali Murid,
2. Guru TK IT Al-Arif NW Teko,
Ns. Apriani Susmita Sari, M.Kep.,
Ns. Anatun Aupia, MSN.,
Ns. Maruli Taufandas, M.Kep.,
|
| Tahun | : | 2026 |
| File | : | Download |
| Kata Kunci/Tags | : | Tantrum Kecerdasan Emosional Tingkat Pendidikan frekuensi tantrum |