Latar belakang :Remajamerupakankelompokusia yang berada pada masa transisidarianak-anakmenujudewasa yang ditandaidenganperubahanfisik, psikologis, dan social. remajaberada pada rentangusia 10–19 tahun dan secara global mencapaisekitar 1,3 miliarjiwa. Di Indonesia, jumlahremajamencapaisekitar 17% dari total penduduk, sehinggamenjadikankelompokinisebagaisasaranstrategisdalampembangunankesehatan. Tujuan :Untuk mengetahui hubunganpemanfaatan program pusatinformasi dan konselingkesehatanreproduksiremaja (PIK-KRR) denganpengetahuanremajatentangkesehatanreproduksi di SMP Negeri 2 Pringgabaya. Metode penelitian :PenelitianinimerupakanpenelitiankuantitatifdengandesainAnalytic Correlational dan pendekatanCross Sectional. Penelitian di SMP Negeri 2 Pringgabaya pada bulan Mei 2026 dengansampelsebanyak 69 responden yang dipilihmenggunakanteknikpurposive sampling. Data dikumpulkanmenggunakankuesionerpemanfaatan Program PIK-KRR dan pengetahuankesehatanreproduksi. Analisis data dilakukansecaraunivariat dan bivariatmenggunakan uji Chi-Squaredengantingkatkepercayaan 95% (α = 0,05). Hasil :Sebagian besarrespondenmemilikitingkatpemanfaatan Program Pusat Informasi dan Konseling Kesehatan ReproduksiRemaja (PIK-KRR) dalamkategoritinggi, yaitusebanyak 52 responden (75,4%). Sebagian besarrespondenmemilikitingkatpengetahuantentangkesehatanreproduksidalamkategoribaik, yaitusebanyak 51responden (73,9%).Hasil uji statistikmenunjukkannilaiρ-value= 0,000, yang lebihkecildarinilai α = 0,05 (ρ < 0,05). Kesimpulan : Ada hubungan yang signifikanantarapemanfaatan Program PIK-KRR denganpengetahuanremajatentangkesehatanreproduksi di SMP Negeri 2 Pringgabayadengannilaip-value 0,000<0,05.
| Penulis | : | Latifatuzzohrah |
| Kontributor/Pembimbing | : |
,
|
| Tahun | : | 2026 |
| File | : | Download |
| Kata Kunci/Tags | : | |