tercapai secara optimal. Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan peneliti pada tanggal 25 April 2026 di SMP-IT Darul Chalidi NW Pringgasela melalui wawancara terhadap 20 siswa kelas VIII, diperoleh informasi bahwa kepatuhan konsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG) masih belum optimal. Dari 20 siswa yang diwawancara, 12 siswa mengaku hanya sesekali mengonsumsi MBG dan keputusan untuk mengonsumsi makanan yang disediakan sangat dipengaruhi oleh jenis menu yang disajikan. Sedangkan, 8 dari 20 siswa tetap mengkonsumsi MBG walaupun terkadang ada beberapa menu yang tidak disukai. Banyak siswa tidak menghabiskan makanan karena kurang menyukai rasa maupun variasi menu, sementara menu berbahan dasar ayam merupakan menu yang paling disukai oleh siswa. Selain itu, sebagian besar siswa memiliki pengetahuan yang masih rendah mengenai pentingnya gizi dan mengaku belum pernah mendapatkan edukasi gizi secara khusus di sekolah. Temuan tersebut menunjukkan bahwa rendahnya kepatuhan konsumsi MBG tidak hanya dipengaruhi oleh preferensi makanan, tetapi juga oleh kurangnya pengetahuan gizi, sehingga diperlukan edukasi gizi untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa mengenai pentingnya mengonsumsi makanan bergizi. Berdasarkan uraian tersebut, peneliti tertarik melakukan penelitian mengenai "Pengaruh Edukasi Gizi Terhadap Kepatuhan Konsumsi MBG Pada Siswa di SMP-IT Darul Chalidi NW Pringgasela".
| Penulis | : | Mila hidayatunnupus |
| Kontributor/Pembimbing | : |
Baiq Fina Farlina M.Pd,
|
| Tahun | : | 2026 |
| File | : | Download |
| Kata Kunci/Tags | : | |